kenangan, how can i ….

Salah kah aku, ketika perasaan rindu itu
masih saja mendera …

 Suatu senja,

sahabatku pernah berkata, “Hapus semua
harapanmu padanya, maka dengan sendirinya semua rasa cinta itu akan hilang.”

 Kuraba hatiku dan kucoba rasakan kembali
setiap getarannya

 
Impian mengarungi masa depan bersamanya,
mendampinginya menjelajahi tempat-tempat baru, menyiapkan segelas teh hangat di
meja kerjanya, bermain gitar dan menyanyikan lagu-lagu konyol, menikmati
keindahan temaram lampu-lampu rumah di bawah bukit, dan

Ternyata,

Ketika kesadaran kembali memenuhi benakku,

harapan itu telah musnah sejak pertama dia
katakan, “Ibu gak merestui kita, jadi jangan pernah menunggu kepulanganku dari
peluknya.”

 

Dan, setahun pun berlalu …

Aku masih saja tertimbun dalam kenangan

Yah kenangan dan bukan
harapan.

 

Kenangan,

umm … bagaimana aku menghapusnya ….

 

 Priok, jelang pergantian 2006

3 Responses to “kenangan, how can i ….”

  1. triyogo Says:

    kenangan?? wah jangan dihapus bu. Kenangan itu adalah pengalaman itu sendiri. Sedangakan pengalaman adalah bahan baku dari pengetahuan. Lha, klo dihapus, berarti menghilangkan sebagian pengetahuan dari diri kita.oalah kok repot, Lagian kenangan ga kan bisa dihapus kok,hehehehe

  2. Maria Says:

    Hahahahaha …
    Cieeeeee …. suit suwiw cetak cetok ajuwowowwwwwwwwwwwwwwwww

  3. adrian Says:

    waduh, kenangan lama nih yee ama pak dokter. Kumaha damang tor? sekarang katanya di yudistira salam ke kang dea nyak, awas lamun henteu. Udah cari yang baru masih banyak. Mau dicomblangin lagi nih??

Leave a Reply